PUSAT STUDI ISLAM DAN FILSAFAT
Universitas Muhammadiyah Malang
PUSAT STUDI ISLAM DAN FILSAFAT
Universitas Muhammadiyah Malang

Profil

Profil PSIF

Selayang Pandang

Pusat Studi Islam dan Filsafat (PSIF) merupakan salah satu pusat studi yang ada di Universitas Muhammadiyah Malang, yang berkaitan dengan keislaman, kemuhammadiyahan, dan filsafat. Pusat Studi ini merupakan pengembangan dari lembaga yang ada sebelumnya, yakni Pusat Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (PSIK).  Pada 1 Oktober 2000, dilakukan perubahan menjadi Pusat Studi Islam dan Filsafat (PSIF).

Dalam lingkup internal Universitas Muhammadiyah Malang keberadaan PSIF mempunyai posisi strategis.  UMM mempunyai visi mengembangkan wacana keislaman dan keilmuan. Aktualisasi visi ini meniscayakan suatu sinergi yang baik di antara berbagai institusi yang ada di lingkungan UMM.  Dalam kerangka visi UMM, PSIF mengambil posisi sebagai suatu lembaga yang menyelenggarakan pengkajian, penelitian, publikasi, dan pelatihan di bidang pemikiran keislaman dan kefilsafatan.

Hal ini bertujuan agar tradisi intelektualitas yang ada di ”kampus putih” ini  dapat berkembang dengan baik dalam rangka menghidupkan peradaban keilmuan sebagai elan vital dunia perguruan tinggi. Keniscayaan ini memang sepatutnya dilakukan oleh PSIF sebagai lembaga yang berkomitmen untuk menggali, mengembangkan dan mendesiminasikan wacana keislaman dan kefilsafatan bagi segenap kalangan.

PSIF diharapkan menjadi ruang terbuka untuk terjadinya pergumulan, bertukar pikiran, dalam menggali khazanah keilmuan dari pelbagai perspektif yang luas. PSIF juga mencoba mendedikasikan diri untuk persemaian wacana keilmuan bagi semua kalangan khusunya di internal universitas ini.

Idealisme di atas ini berangkat dari suatu kondisi di mana wacana keislaman dan keilmuan di kampus ini mengalami kelesuan, kalau tidak dikatakan “mati suri”. Sehinga keberadaan PSIF dapat menjadi ruang terciptanya atmosfer atau tradisi keilmuan yang dinamis dan progresif.

Kendatipun demikian, memang PSIF ini tidak berpretensi membongkar habis stagnasi atau kelesuan wacana keilmuan dan kefilsafatan yang ada di kampus ini. Dalam andaian yang idealis, setidaknya PSIF dapat menjadi “obor” untuk menyalakan wacana keilmuan dan kefilsafatan yang mati suri.[] 

 

Shared: